Tuesday, April 27, 2021

Tugas Desain Pemodelan Grafik# Ke 3

PROSES DAN TEKNIK DESAIN GRAFIS 


A. Proses desain grafis


1. Konsep

Konsep adalah pijakan awal dalam sebuah desain, dan merupakan hasil dari brainstorming seorang desainer dengan klien. Hasil dari pemikiran ini menentukan tujuan-tujuan, kelayakan dan segment / audience yang dituju. Konsep tidak mesti berasal dari bidang desain tapi merupakan gabungan dari beberapa bidang lain tergantung experience dan observasi seorang desainer. Konsep bisa didapatkan dari bidang lain, seperti : ekonomi, politik, hukum, budaya, dll.


2. Media

Untuk mencapai hasil dari tujuan kita terutama mengenai sasaran / segment yang dituju dari desain tersebut, diperlukan studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapainya. Media bisa berupa cetak, elektronik, outdoor, Internet, neon sign, mural dll. 


3. Ide/gagasan

Untuk mencari ide yang kreatif diperlukan studi banding, literatur, wawasan yang luas, diskusi, wawancara, dll. Agar desain bisa efektif diterima audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan. Kadang untuk mendapatkan ide, diperlukan suatu kegilaan, membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan membenturkan / membuat suatu hal yang konflik / paradoks.

Inovasi dalam membuat sebuah karya desain, mencari jargon-jargon baru pada sebuah iklan atau menerapkan teknik-teknik baru dalam sebuah desain memberikan hasil desain yang berbeda dari kebanyakan desainer. Kenapa harus berbeda karena dengan ketatnya persaingan di dunia grafis mempunyai ciri khas terhadap sebuah desain merupakan suatu nilai tambah.

Contoh :  iklan rokok yang memiliki slogan : “Bikin hidup lebih hidup”. Sedangkan kita padahal telah mengetahui bahwa rokok lebih mendekatkan kita pada kematian!  But is unique and different right.


4. Persiapan data

Data berupa teks, suara, video atau gambar terlebih dahulu harus kita pilah dan seleksi. Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang penting sehingga bisa ditampilkan lebih kecil, samar atau dibuang sama sekali. Data bisa berupa data  informatif atau data estetis. Data informatif adalah data yang harus ada dan berisi informasi kepada audience bisa berupa foto atau teks, dan judul. Data estetis merupakan data tampilan agar sebuah desain menjadi enak dilihat dan proporsional. Data ini bisa berupa bingkai, background, efek grafis, garis atau bidang.Tugas desainer adalah menggabungkan data informatif dan data estetis menjadi suatu kesatuan yang utuh. Tujuan desain grafis adalah untuk mengkomunikasikan karya secara visual, oleh karena itu jangan sampai estetika mengorbankan pesan / informasi.


5. Visualisasi

Berbeda dengan pembuatan desain untuk sendiri atau portofolio, dalam kaitannya dengan pembuatan untuk orang lain (klien) tentu saja kita harus meredam keinginan kita sedikit dan lebih mengutamakan apa yang diinginkan oleh klien, baik dari warna yang dipakai, layout, dsb.

Desain Typografi, biasanya desain ini akan dipengaruhi oleh target audience yang dituju dan ukuran dari hasil desain pada akhirnya apakah sebuah karya desain ini untuk sebuah flyer, spanduk atau Billboard, dsb. 

Pemilihan warna, pemilihan warna dapat ditentukan dari konsep analisa dan strategi yang telah ditentukan, dalam pemilihan warna tentu saja ada kaidah2 yang tidak bisa dielakan yang berkaitan dengan target audience, warna yang berkaitan dengan brand perusahaan, atau warna yang berkaitan dengan partai politik, dan banyak lagi yang bisa dijadikan acuan.

Layout yang menarik, layout adalah usaha untuk menyusun, menata unsur-unsur grafis (teks dan gambar) menjadi komunikasi yang efektif. Ada banyak cara untuk mendesain sebuah layout, ada yang formal ada yang bebas, ada yang elegant dan sebagainya. Semuanya itu banyak ditentukan pada keinginan klien.

Finishing yang rapi dan indah


6. Produksi

Setelah desain selesai, maka desain sebaiknya lebih dahulu di proofing (print preview) sebelum di cetak. Jika warna dan komponen grafis lain tidak ada kesalahan, maka desain anda siap diperbanyak.


B. Teknik desain grafis



1. WPAP (Wedha Pop Art Potrait)

WPAP adalah salah satu tehnik paling populer di indonesia, tehnik ini pertamakali dikenalkan oleh bpk weda abdul rasyid pada tahun 1990, dan beliau sekaligus ditunjuk sebagai bapak ilustrator indonesia. Ciri-ciri dalam pembuatan wpap ini bisa diketahui dari cara tracing tidak ada curva (garis lengkung) serta memadukan warna-warna yang dianggap ukuran gelap terangnya sama dengan gambar aslinya. Berikut ini beberapa contoh Wpap:

 

2. Scribble Art

Dari segi namanya scrible yang artinya tulisan ceker ayam, ya bisa ditebak karya atau desain yang dihasilkan adalah coretan yang hamburadul, meskipun begitu desain yang satu ini justru terlihat indah dengan menunjukan ketidakrapianya. Teknik scrible art biasa menggunakan pen tool sebagai alatnya dan seperti halnya wpap teknik ini juga memerlukan kejelian antara gelap dan terang. Berikut contoh dari scrible art.

 

3. Flat Design

Flat yang berarti datar, desain yang satu ini sekarang menunjukan eksistensinya didunia desian grafis, dengan gayanya yang simple flat desain banyak digunakan pada produc-produc terkenal. Ciri dari flat desain yakni menhilangkan segala effec seperti gradasi, bayangan, glossi dan lain-lain sehingga terjadi bentuk flat (datar) simple dan perpaduan warna yang enka untuk dipandang. berikut beberapa contoh flat desain.

 

4. Typography

Typografi merupakan seni memilih dan menata huruf atau jenis huruf sehingga menciptakan kesan tertentu. Typografi sangat penting didunia desain grafis karena dengan mengenal typografi seorang desainer mampu mengungkapkan hasil pemikiranya lewat sebuat text. Namun typografi tak hanya digunakan dengan fungsi penyampaian saja, tetapi juga ada yang menggunakan sebagai seni, berikut beberapa contoh seni typografi.

 

5. Vintage Design

Vintage design dilihat dari segi maknanya yaitu tahun tempo, seni ini menonjolkan desain zaman tempo dulu dan warna yang lebih kalem, dengan pemilihan font yang agak jadul. Namun dengan perkembangannya vintage desain ini lambat laun berubah mengikuti tren, pemilihan fonya pun tak sedikit yang menggunakan font modern. lebih jelasnya berikut gambar contoh vinyage design.

 

6. Vektor

Istilah vector sebenarnya adalah jenis gambar yang dihasilkan oleh software grafis seperti corelDraw, adobe ilustrator dlsb. namun istilah vector ini digunakan sebagai tehnik mengartunkan sebuah objek seperti wajah, benda, ataupun hewan. Lalu apa vixel itu? istilah vixel sebenarnya diambil dari kata vector tapi gambar yang dihasilkan berbasis bitmap pada umumnya dihasilkan oleh sebuah program seperti photoshop.

 

7. Low Poly

Low poly merupakan polygonal pada desain 3d yang menjadi beberapa poligonal kecil. Jika dilihat lebih detail low poly art ini kumpulan dari beberapa flat yang saling menyatu sehingga menghasilkan kesan benda yang dimaksud.


C. Desain Grafis Sebagai Konsep Pemecahan Masalah

Bagian penting dari proses desain berkaitan dengan mengatasi kreatif, praktis atauekonomi hambatan. Hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sering, masalahnyaitu adalah sulit bagi kita namun ada suatu perasaan bahwa sesuatu yang kita kerjakan akan tidak beres dengan desain. Pemecahan masalah melibatkan bekerja melaluiberbagai elemen desain dan tidak hanya membuat asumsi seperti apa masalahnya.


No comments:

Post a Comment

Komputrasi Modern# Tugas Rangkuman

Sistem Pemecahan Dari Persamaan Linear (Solving Systems of Linear Equations) Introduction ( Pengantar ) Sistem pemecahan persamaan linier di...